April 21, 2026

PT Bank Syariah Indonesia Tbk Incar Transaksi Business Matching UMKM Rp 290 Miliar

0
BSI

JAKARTA – Transaksi business matching dari potential buyers di signature event BSI International Expo 2025 menjadi incaran PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Nilainya tidak tanggung-tanggung, sebesar Rp 290 miliar.

Direktur Sales & Distribution BSI BSI Anton Sukarna memaparkan, pada tahun kedua penyelenggaraan BSI International Expo merupakan momentum bagi perseroan untuk menampilkan beragam inovasi keuangan syariah dengan sentuhan user experience terbaik bagi nasabah dan masyarakat.

Dari event tersebut, ada sekitar 148 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang akan dihubungkan dengan potential buyers yang diikuti lebih dari 20 negara melalui business matching.

“Tahun 2024 lalu, seluruh transaksi sebesar Rp 2,4 triliun. Kami berharap untuk UMKM (business matching) targetnya sampai di angka Rp 290 miliar,” ungkap Anton di Jakarta, Senin (23/6/2025).

Anton meneruskan, penyelenggaraan BSI International Expo 2025 juga menjadi langkah konkret dan kontribusi BSI untuk mendorong Indonesia naik ke peringkat 1 Global Islamic Economic Indicator. Mengusung tema Engaging Indonesia in the Global Halal Industry, BSI International Expo 2025 akan digelar pada 26-29 Juni 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Nantinya, inovasi dan terobosan yang akan dihadirkan di expo. Selain itu, juga fokus pada ekosistem halal dan layanan bank emas BSI. Semua itu mempertegas positioning perseroan sebagai bank syariah terbesar di Tanah Air dan bank pertama yang resmi menjadi bullion bank di Indonesia.

“BSI International Expo 2025 merupakan event yang sangat special, karena bagaikan etalase wujud komitmen tanpa henti BSI untuk ekosistem ekonomi halal Indonesia dan di kancah global,” ujar Anton.

Dilanjutkan Anton, expo ini akan menghadirkan berbagai produk dan layanan inovatif BSI, juga menjembatani rantai ekosistem ekonomi halal dari hulu hingga hilir dengan sentuhan user experience. Nanti akan ada beragam kejutan dari BSI.

Layanan dari hulu ke hilir BSI, mulai dari haji dan umrah, halal lifestyle, Islamic education, bank emas, BSI Griya, BSI OTO, yang terintegrasi lewat super apps BYOND by BSI, BEWIZE, BSI Bank Emas, hingga komitmen perseroan pada keberlanjutan selaras prinsip-prinsip environmental, social, and government (ESG) akan dihadikan secara special pada BSI International Expo 2025.

Islamic Ecosystem Pengaruhi Kinerja

Menurut Anton, bisnis emas dan Islamic ecosystem berkontribusi baik pada kinerja keuangan bank. Dari Islamic ecosystem yang berfokus pada layanan haji dan umrah, Islamic education dan halal lifestyle, sociobisnis dan organisasi islam, BSI memperoleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang positif, di tengah kondisi likuiditas saat ini yang masih menantang.

Semua itu tercermin dari perolehan DPK dari segmen Islamic ecosystem mencapai Rp 13 triliun. Artinya, terjadi pertumbuhan 12,81% year to date (ytd). Selain itu, segmen pendidikan Islam jenjang sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah hingga perguruan tinggi (PT) juga menyokong pertumbuhan 10,20% (ytd) dengan outstanding Rp 4 triliun.

Untuk socio bisnis dan organisasi Islam, tumbuh 24,56% dengan pencapaian Rp 5 triliun, serta penempatan dana dari travel haji khusus serta layanan kesehatan Islam mencapai Rp 3,2 triliun. Di luar dana dari travel haji, BSI mengelola tabungan haji dengan outstanding saat ini Rp 14 triliun atau sebanyak 5,8 juta rekening.

Selain Islamic ecosystem, bisnis emas BSI juga naik signifikan. Ini terjadi sejak diresmikannya BSI sebagai Bank Emas pada 26 Februari 2025 lalu. Per posisi April 2025, emas kelolaan BSI mencapai 18,34 ton terdiri atas BSI emas melalui BYOND 0,83 ton, gadai emas 7,3 ton dan cicil emas 10,2 ton.

Adapun volume transaksi mencapai 5,95 ton yang terdiri atas BSI Emas melalui BYOND by BSI satu ton dan cicil emas 4,8 ton. Pertumbuhan BSI emas melalui BYOND by BSI di atas 100% secara month to date.

Sementara itu, SEVP Digital Banking BSI, Saut Parulian Saragih menambahkan perhelatan BSI International Expo 2025 menjadi platform bagi perseroan untuk memperkenalkan inovasi layanan terbaru dari superapps BYOND by BSI kepada nasabah dan masyarakat.

“Sejumlah inovasi layanan dari BYOND by BSI akan kami perkenalkan, kami hadirkan pada BSI International Expo tahun ini. Hal ini sebagai komitmen kami untuk terus berinovasi, mempersembahkan layanan digital yang modern, inovatif dan inklusif, sekaligus langkah riil yang strategis dalam memperkuat Islamic ecosystem di Indonesia,” ujar Saut.

Melalui BSI International Expo 2025, perseroan juga memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk memacu pengembangan sektor halal, penguatan implementasi ESG, optimalisasi layanan digital serta memperkuat akses permodalan dan pemberdayaan bagi pelaku UMKM.

Konsistensi BSI dalam mengakselerasi sektor halal ditunjukkan dari pembiayaan di sektor ini mencapai Rp 24,015 miliar per Maret 2025, atau sebesar 8,36% dari total pembiayaan BSI. Beberapa sektor ekonomi halal yang didukung antara lain makanan dan minuman, fesyen, serta farmasi dan kosmetik. Untuk segmen UMKM, perseroan telah menyalurkan pembiayaan kepada segmen UMKM dengan total Rp 49,3 triliun bagi lebih dari 380 ribu UMKM di seluruh Indonesia.

Secara konsisten, BSI memfasilitasi UMKM naik kelas baik di nasional maupun kancah global. Lewat pendampingan, pelatihan keuangan dan skill melalui 4 BSI UMKM Center di Aceh, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar.

Selain itu, program inkubasi wirausaha Talenta Wirausaha BSI dan BSI Aceh Muslimpreneur yang bertujuan mencetak wirausaha muda yang kompeten dan bisa bersaing dengan usaha mapan.

BSI International Expo menjadi event tahunan untuk memperkuat peran Indonesia dalam tatanan global melalui pengembangan rantai nilai halal yang kokoh dan peningkatan kerja sama ekonomi, literasi ekonomi syariah untuk menaikkan angka literasi syariah yang saat ini masih pada angka dibawah 10%. (****)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *