Laba PT Bank JTrust Indonesia Tbk Meningkat 30,5%
JAKARTA – PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) melanjutkan kinerja positif dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 112,86 miliar pada semester I tahun 2025. Perolehan laba tersebut meningkat 30,49% dibandingkan dengan periode semester I-2024 yang sebesar Rp 86,49 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan publikasi perseroan, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) per Juni 2025 tercatat sebesar Rp 390,29 triliun dibandingkan periode tahun lalu Rp 399,25 triliun. Perseroan mencatatkan komisi/provisi/fee dan administrasi yang tumbuh tinggi 273,91% secara tahunan (year on year/yoy).
J Trust Bank juga mencatat peningkatan laba operasional mencapai 58,56% (yoy) menjadi Rp 123,7 miliar pada paruh pertama tahun 2025 ini. Peningkatan laba operasional tersebut dipicu oleh pertumbuhan kredit JTrust Bank ini sebesar 5,95% dari Rp 26,98 triliun pada semester I tahun 2024 menjadi Rp 28,58 triliun pada semester I tahun 2025.
Pertumbuhan kredit juga didukung dari sisi pendanaan. Bank ini memperoleh dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun perseroan sebesar Rp 33,96 triliun pada paruh pertama tahun ini. Hingga enam bulan pertama tahun 2025 ini, total aset J Trust Bank sebesar Rp 40,3 triliun.
Bank bersandi emiten BCIC ini juga berhasil menjaga rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross di level 1,9% dan NPL nett 1,37%.
Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai menyampaikan, selama semester pertama tahun 2025, bank mempertahankan momentum dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam ekspansi pinjaman dan simpanan nasabah perseroan serta terjaga kualitas asetnya.
“Bank mampu menghasilkan laba bersih pada semester pertama yang lebih baik dari periode yang sama tahun lalu,” ungkap Ritsuo, Jumat (8/8/2025).
Kinerja Perseroan, lanjut Ritsuo, juga ditopang oleh permodalan yang kuat dengan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) sebesar 13,11% pada posisi Juni 2025 lebih tinggi dari 12,86% pada periode tahun lalu. Ini menunjukkan JTrust Bank berada pada posisi yang baik untuk terus tumbuh berkelanjutan.
Sementara itu, di sisi likuiditas, loan to deposit ratio (LDR) berada di level 84,82%. “Dengan dukungan permodalan dan likuiditas yang kuat, J Trust Bank terus meningkatkan kapabilitas digital dan menjamin perbankan yang aman. Kami berkomitman untuk bisa menjawab kebutuhan nasabah melalui ragam produk, layanan dan program yang inovatif,” tegas Ritsuo. (****)
