March 15, 2026

PT Pegadaian Kelola 129 Ton Emas Hingga Oktober 2025

0
Pegadaian

JAKARTA – Hingga 31 Oktober 2025, PT Pegadaian mencatat sudah mengelola 129 ton emas nasabah. Jumlah tersebut mencakup seluruh layanan emas Pegadaian, ini termasuk lini bisnis Bullion Bank yang baru diluncurkan pada Februari 2025 lalu.

Direktur Utama Damar Latri Setiawan mengatakan, layanan bullion perusahaan sudah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna menyediakan empat kegiatan usaha. Yakni, Pinjaman Modal Kerja (PMK) Emas perdagangan emas, deposito emas, dan jasa titipan emas korporasi.

“Dari 1.800 emas ton emas di pasaran, itu yang sudah masuk ke Pegadaian total 129 ton, ada yang gadai, dan lain-lain. Jadi masyarakat punya emas untuk kebutuhan ekonomi,” kata Damar saat acara Bullion Connect di Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Secara rinci, lanjut Damar, layanan deposito emas Pegadaian mengelola sebanyak 1,86 ton emas dengan total nilai sekitar Rp 4,14 triliun. Kemudian, layanan perdagangan atau trading emas fisik mencapai 7,68 ton dengan nilai Rp14,14 triliun.

Adapun untuk layanan PMK, Pegadaian sudah mengelola sebanyak 370 kilogram emas dengan nilai sekitar Rp628 miliar, layanan titip emas korporasi sebanyak 3,1 ton atau setara Rp6,88 triliun, dan layanan tabungan emas mencapai 15,75 ton dengan nilai sebesar Rp35,04 triliun.

Sementara itu, layanan cicil emas mencapai sekitar 8,8 ton atau setara dengan nilai sebesar Rp13 triliun. Dengan begitu, total operasional emas bergerak mencapai 28,76 ton atau setara Rp60,83 triliun.

Kemudian, jumlah emas yang digadai tercatat sebanyak 92 ton. “Emas ini ampuh dalam menghadapi tekanan krisis, tekanan global,” pungkasnya. (****)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *